Inilah 8 keunikan yang akan kamu rasakan jika menikah atau pacaran dengan orang Minang

Masakan minang itu terkenal sekali dengan kelezatan nya yang di padu dengan aroma rempah-rempah alami. Salah satu masakan Minang yang terkenal adalah Rendang yang karena keenakan dari Rendang sehingga ada negara yang mengklaim milik negara tersebut. Nah, jika masakan Minang begitu enak nya, lalu bagaimana jika memiliki pasangan orang Minang ?

Dari pada anda penasaran lebih baik simak artikel berikut ini yang di kutip dari hipwee.com


punya pacar kekasih pasangan menikah dengan orang minang
Masakan Minang aja enak, apalagi punya pasangan orang Minang


1. Sebelum kamu kenal dia, kamu suka “pukul rata” kalau semua orang Minang itu adalah orang Padang.


Yang ada di pikiran kamu awalnya, semua orang Minang itu sama dengan orang Padang. Pokoknya semua yang dari Sumatera Barat itu ya orang Padang. Setelah kamu mengenal dia, baru lah kamu tahu kalau orang Minang itu asalnya juga bermacam-macam. Ada yang Bukit Tinggi, Pariaman, Payakumbuh dan sebagainya. Jadi, kalau ada yang mengaku orang Minang, belum tentu kampung halamannya di Kota Padang.


2. Kebiasaan orang Minang untuk merantau mengharuskan dia untuk serba perhitungan. Enggak heran kalau dari dia kamu jadi ketularan hemat.


Di perantauan, orang Minang ini cenderung terkenal pelit. Pastinya ini salah besar. Orang Minang ini bukan pelit tapi hemat. Kamu yang punya pacar orang Minang awalnya pasti ngerasain gimana iritnya orang Minang sampai kamu merasa “kok pelit banget, sih”. Sebenarnya, pengiritan orang Minang terutama di rantau itu adalah cara untuk bertahan hidup. Ya namanya juga sedang merantau, jauh dari rumah, jauh dari keluarga, jadinya harus pintar-pintar berhemat.

Nah, justru bersama dia kamu jadi belajar untuk berhemat juga. Yang hemat-hemat gini nih cocok untuk diajak mengelola keuangan rumah tangga nantinya. Ciyeee!


3. Meski gak semua orang terlahir sebagai pengusaha, tapi ‘gen berdagang’ mengalir deras di dalam darah mereka.


Pacaran sama orang Minang juga melatih jiwa berwirausahamu. Sudah dari zaman dahulu kala, kalau orang-orang Minang ini terkenal dengan jiwa berdagang. Jiwa berdagang ini sepertinya sudah mendarah daging dan turun temurun bagi orang Minang. Enggak heran deh banyak orang Minang yang menjadi pengusaha sukses di Indonesia. Contohnya Tariq Halilintar dan istrinya, pengusaha berdarah Minang yang memiliki sebelas anak dan seluruhnya pandai berdagang.


4. Kadang suka cemburu sih kalau ketemu temannya yang sesama orang minang, kayaknya akrab banget.


Orang sesama Minang di perantauan selalu akrab banget. Enggak heran, kamu yang pacaran sama orang Minang suka bingung kalau dia ketemu sesama orang Minang di perantauan. Mereka langsung nyambung dan akrab banget, terus ngomongnya langsung pakai bahasa Minang lagi. Kamu yang nggak ngerti apa-apa cuma bisa diam saja ngeliatin keakraban mereka.

Persaudaraan orang Minang memang erat, apalagi pas di rantau. Rasanya mereka jadi punya ikatan yang kuat kalau ketemu. Mulanya, kamu suka cemburu kalau dia ketemu orang Minang yang berlawanan jenis dan langsung akrab. Rasanya, mereka langsung ngomong dengan bahasa yang nggak kamu pahami dan kamu jadi terasa jadi tenggelam. Tapi lama-lama kamu paham kok itu memang bagian dari solidaritas mereka saja.


5. Kalau dia habis pulang kampung, pasti dibawain rendang, keripik sanjay, plus sambal ijo yang otentik & super enak. Beda banget dari rumah makan padang ecek-ecek.


Waktu dia lagi pulang kampung, tentunya kamu akan kangen banget dengan dia. Tapi, di sisi lain, senang juga sih soalnya pasti nanti dia pulang bawa oleh-oleh yang super enak. Kalau dia balik ke rantau, ibunya selalu membawakan keripik sanjay, rendang lengkap dengan sambal, pokoknya masakan Minang yang benar-benar bikinan orang Minang dan berasal dari Tanah Minang. Rasanya, jelas beda dengan masakan Minang yang dijual di warung-warung di Jawa. Apalagi yang ada tulisannya “Padang Murah”, jelas beda!


6. “Kalau jodoh nikah sama orang Minang, kamu yang laki-laki dibeli”. Apa benar begitu?


Kamu yang cowok dan punya cewek orang Minang, sering kali ditanya sama teman-teman:

“Berarti, nanti kamu kalau nikah dibeli ya?”

Pandangan ini yang juga sering kali dibayangkan tentang orang Minang. Memang sih, orang Minang terkenal dengan garis keturunan matrilineal atau berdasarkan garis ibu. Sebenarnya istilah yang tepat bukanlah ‘dibeli’ tapi ‘dijapuik’ atau dijemput. Yang melakukan tradisi tersebut umumnya adalah orang minang dari daerah Pariaman.


7. Kamu sudah sering membayangkan kalau nanti nikah disuguhi dengan perang pantun.


Cukuik syaraik pai ka Makah

Jalankan parintah baibadaik

Wajib nikah karano sunnah

Sumarak alek karano adaik

Minang memang terkenal dengan tradisi berpantun. Kamu yang punya pacar orang Minang, pasti udah membayangkan kalau di pernikahanmu nanti bakal ada perang pantun bersautan-sautan yang seru. Tapi, kamu nggak perlu khawatir atau buru-buru belajar berpantun. Ada juru pantun yang bisa kamu mintai tolong kok.


8. Yang bikin kamu suka, meski berbeda suku, dia masih nyambung sama keluargamu.


Di mana bumi dipijak, di situ langit dijungjung. Begitulah salah satu pantun yang dipegang teguh orang Minang di rantau. Pedoman inilah yang bikin orang Minang bisa sukses diterima di rantau. Begitu pula dengan dia yang bisa dengan mudah diterima di keluargamu.

Meskipun berbeda latar belakang suku, dia nggak menutup diri dengan acara tradisi yang ada di keluargamu. Intinya, mau dari suku apapun yang penting saling mengerti dan cinta. Karena kalau sudah menikah, gak ada lagi yang namanya “keluarga aku” atau “keluarga kamu” yang ada hanya “keluarga kita”.


0 Response to "Inilah 8 keunikan yang akan kamu rasakan jika menikah atau pacaran dengan orang Minang"

Post a Comment