Pertimbangkan dulu untuk menjadi seorang ayah di usia muda, ini alasannya

young father
Apakah Anda sudah yakin untuk menjadi seorang ayah diusia muda ?


Salah satu tujuan bagi seorang laki-laki menikah yaitu menjadi seorang ayah untuk anaknya kelak. Menjadi seorang ayah merupakan suatu hal yang sangat membahagiakan dan merupakan kebahagian yang tak ternilai bagi seorang laki-laki.

Namun, sebelum handak memutuskan hendak menjadi seorang ayah sebaiknya Anda harus mempertimbangkan dulu usia Anda. Sebaiknya sebisa mungkin tidak menjadi ayah diusia yang sangat muda yaitu dibawah 25 tahun.

Dikutip dari Telegraph, sebuah penelitian yang dilakukan ahli dari University of Helsinki, Finlandia terhadap 10.500 laki-laki yang lahir antara 1940 hingga 1950 dan menjadi ayah pada usia antara 45-54 tahun.  Studi ini menunjukkan bahwa apabila menjadi seorang ayah diusia yang masih muda dibawah 25 tahun dapat meningkatkan resiko kematian dini.

Berdasarkan data tersebut, hasilnya menunjukkan bahwa dalam jangka waktu 10 tahun hanya satu laki-laki yang meninggal dunia dari 20 orang laki-laki yang menjadi ayah pada usia antara 45-54 tahun. 

Namun hal ini sangat berbeda dengan mereka yang menjadi ayah saat masih berusia 22 tahun, risiko kematian dininya bisa naik hingga 73%. Malahan, laki-laki yang menjadi ayah antara usia 22-24 tahun memiliki risiko 63 persen tingkat kematian dini.

Hal ini berbanding terbalik dengan laki-laki yang menjadi seorang ayah pada umur 30-44 tahun dan 27-29 tahun menunjukkan 25 persen memiliki penurunan resiko kematian. 

Sang peneliti, Kevin McConway menjelaskan bahwa hubungan ini terjadi karena tingkat stres yang melanda ayah muda. Hal ini terjadi karena pria harus mencukupi kebutuhan baik finansial maupun emosional.


Bagaimana, apakah kalian sudah siap untuk menjadi seorang ayah muda ?




1 Response to "Pertimbangkan dulu untuk menjadi seorang ayah di usia muda, ini alasannya"

  1. besar tanggungjawap being a parent. tidak kisahlah if jadi ayah atau ibu. Because both are such a HUGE responsibilities. Hihi.

    ReplyDelete