RENUNGAN ! KETIKA AKHWAT CADARAN PASANG FOTO



Saat ini trend selfie lagi hangat-hangat nya, tidak saja dilakukan oleh remaja namun dilakukan oleh semua kalangan. Berikut ini ada sebuah renungan bagi yang suka berselfi terutama untuk kalian para perempuan.


Selfie Cadar: Menutupi Tetapi Hakikatnya Ingin Dilihat.

Oleh dr. Raehanul bahraen.

“Ada juga ya, wanita yang pakai cadar tapi upload wajah diri dengan cadarnya, plus gaya centil pula”.

Berfoto selfie cadar sepertinya sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia modern saat ini.

Untuk berbagai momen dan kebutuhan akun media sosial atau sekedar ingin menunjukkan eksistensi diri.

Namun, bagi wanita yang sudah berkomitmen memakai cadar dan berusaha mencapai puncak kemuliaan wanita, tidak selayaknya melakukan hal ini.

Berfoto ria dengan menampakkan muka memakai cadar, menggunakan gaya-gaya yang tidak kalah (maaf) “narsisnya” dengan foto model ataupun minimal gerakan mata dan alis yang mewakili ekspresi mereka.

Bahkan ada juga yang ramai-ramai, beberapa wanita dengan sunah memakai cadar, berfoto bareng dengan berbagai ekpresi eksistensi dengan gaya yang menunjukkan seolah-olah mereka belum paham sunnah.

Kemudian foto tersebut diupload di media sosial atau dijadikan gambar akun peribadi. tentunya menjadi foto “MILIK BERSAMA” dan menjadi konsumsi publik.

Tentu ini tidak selayaknya dilakukan oleh wanita dengan komitmen menerapkan sunnah memakai cadar.

Hakikat cadar adalah menutupi diri dari laki-laki yang bukan mahram.

Ulama yang menyimpulkan hukum sunnah untuk cadar atau yang mewajibkan cadar sama-sama sepakat bahwa wajah dan kecantikan wanita bisa menjadi fitnah bagi laki-laki.

Karena wajah wanita selayaknya ditutup, semua laki-laki pasti setuju hal ini.
Tentu para istri tidak rela, jika suaminya menikmati kecantikan wajah wanita lainnya kemudian terbesit sesuatu dalam hati suaminya.

Daya tarik utama bagi laki-laki adalah wajah wanita.

Ulama mengatakan.“Laki-laki jika ingin mengetahui kecantikan seorang wanita maka ia pasti akan memandang ke wajahnya.”.

karenanya seorang Sahabat bernama Al-Fadhl diperintahkan agar memalingkan pandangan dari kecantikan wajah wanita karena berpotensi menjadi fitnah.

NB: YANG BERCADAR SAJA YANG NOTABENE NYA SUDAH TERTUTUP WAJAHNYA LEBIH BAIK TIDAK NARSIS, APALAGI YANG GAK PAKE CADAR YANG WAJAHNYA BISA DIPANDANG OLEH SIAPAPUN






Sumber status facebook dengan akun Muhammad Hasan

0 Response to "RENUNGAN ! KETIKA AKHWAT CADARAN PASANG FOTO"

Post a Comment